Ini Reaksi Sistem Imun Saat Tubuh Diserang Virus Corona

Hal ini pun perlu dilakukan untuk menjaga makanan yang dikonsumsi tetap bersih, sehat, dan menghindari pergi ke luar selama COVID-19. Dari semangkuk sup ayam, Mama akan memiliki kekebalan tubuh yang tinggi terhadap infeksi serta peradangan. Mengonsumsi telur bisa menjadi sumber nutrisi tersendiri untuk ibu hamil. Saat mengonsumsi telur, ada banyak kandungan nutrisi yang bisa didapat, di antaranya vitamin dan mineral. Jika Mama ingin mengetahui makanan yang dapat memperkuat daya tahan tubuh selama hamil, kali ini Popmama.com sudah merangkumnya. Agar tidak kekurangan vitamin D, berikan anak beragam makanan yang diperkaya vitamin ini, seperti bayam, kubis, kacang kedelai, sarden, salmon, serta oatmeal dan sereal.

Vitamin E juga bersifat sebagai antioksidan yang melawan radikal bebas serta memberikan respons tubuh saat terjadi peradangan. Sistem imun pun dapat bekerja lebih baik menghadapi virus atau bakteri penyebab berbagai penyakit. Nah,puasa yang dilakukan sepanjang bulan Ramadhan menghasilkan efek positifpada keseluruhan status inflamasi tubuh manusia dancenderung menurunkan produksi sitokin pro-inflamasi tersebut. Selain itu, puasa mengembalikan keseimbangan sistem yang sangat penting untuk mengurangi efek berbahaya penyebab kerusakan jaringan paru. Dapat disimpulkan, puasa mungkin memiliki efek menguntungkan terhadap COVID-19. Adapun hal-hal yang dapat melemahkan daya tahan tubuh antara lain merokok, stres, kurang olahraga atau kurang gerak, food regimen tidak sehat sampai dehidrasi, terlalu capek, serta kurang tidur.

Cara menjaga imun tubuh pada saat pandemi

Stres yang dibiarkan bisa menyebabkan perubahan-perubahan fisiologis yang dapat melemahkan sistem imunitas tubuh seseorang. Olah raga selama puasa dianjurkan untuk mendukung proses metabolisme tubuh. Lakukan aktivitas fisik sedang seperti berjalan kaki selama 30 menit per hari. Sehingga akan membantu untuk menghambat peradangan yang terjadi pada tenggorokan. Untuk itu, kamu perlu tahu bahwa sebelum virus corona ini menyerang saluran nafas, maka virus tersebut akan bertahan di tenggorokan dalam kurun waktu 4-5 hari. Hal ini dikarenakan di dalam vitamin A terdapat kandungan antioksidan.

Fungsi antioksidan dalam vitamin C membantu untuk proses penyembuhan luka, mengurangi peradangan, hingga mengatasi flu lebih cepat. Oleh karena itu, pada masa pandemi virus COVID-19 sekarang ini, konsumsi vitamin C dengan rutin dapat membantu melawan virus dan bakteri yang masuk ke tubuh. Ketiga, istirahat yang cukup di malam hari selama kurang lebih 6-8 jam. Kurangnya tidur dapat menimbulkan stres dan menyebabkan daya tahan tubuh menurun.

Iwan menambahkan zat-zat gizi tersebut dapat kita penuhi dengan cara mengonsumsi makanan sehat bergizi seimbang. Sebab menurut Deshinta, stres berpengaruh terhadap imunitas tubuh, dimana tubuh akan mengeluarkan hormon untuk meredakan stress tetapi berefek menurunkan kekebalan tubuh. Selain itu, meningkatkan imunitas juga dapat dilakukan dengan memperhatikan asupan nutrisi. Deshinta mengatakan ada sejumlah nutrisi yang bisa memperbaiki kerja makrofag atau sel yang berfungsi sebagai pertahanan tubuh. Stres yang berlebihan dapat meningkatkan produksi hormon kortisol yang jika tidak diatasi dalam waktu yang lama, dapat mengakibatkan penurunan fungsi kekebalan tubuh. Oleh karena itu penggunaan masker bisa membantu dalam pencegahan agar tidak tertular maupun menulari orang lain lewat batuk.