Cara Mencegah Virus Corona

Untuk Anda, yang saat ini masuk kategori ODP, PDP ataupun sedang memiliki keluhan atau gejala juga diwajibkan memakai masker meskipun hanya di dalam rumah saja. Di manapun Anda berada, sebaiknya upayakan menjaga jarak dengan orang di sekitar Anda. Sedangkan masker N95 adalah jenis masker yang digunakan sebagai salah satu alat pelindung diri atau APD untuk petugas medis yang merawat pasien COVID-19.

Bagaimana cara agar tidak tertular covid

Dokter Haekal menjelaskan, virus corona bisa menular lewat droplet yang dikeluarkan pada saat kita bersin, batuk dan berbicara. Itulah sebabnya kita diwajibkan untuk menjaga jarak 2 meter disertai pemakaian masker. Istilah social distancing atau jaga jarak antar manusia juga berlaku untuk anak dan bayi, lho. Jika terpaksa membawa anak ke luar rumah, pastikan ia tidak berdekatan dengan orang lain dengan menjaga jarak aman 1,5 meter. Jari-jemari tangan adalah perantara virus corona masuk ke tubuh kita. Tanpa sadar, kita menyentuh area mata, hidung dan mulut dengan jari yang mungkin tidak steril.

Dengan begitu, Anda tidak menularkan infeksi virus kepada orang lain dan tidak tertular penyakit saat tubuh dalam keadaan tidak sehat. Selain mencuci tangan, cara lainnya untuk mencegah COVID-19 adalah mengurangi hingga mencegah kontak dengan orang sakit, seperti batuk, demam, dan bersin. Maka itu, Anda disarankan untuk mencuci tangan dengan air mengalir dan sabun ketika tangan dalam keadaan kotor. Dengan tidak berjabat tangan, akan menghindarkan terjadinya kontak kulit. Dalam beberapa minggu terakhir kita membatasi aktivitas di luar rumah serta membiasakan diri untuk belajar, bekerja, dan beribadah dari rumah sesuai imbauan pemerintah. Rutinitas baru yang kita jalani ini merupakan salah satu bentuk kesadaran kita untuk menghindarkan diri agar tidak tertular atau menularkan virus Corona yang terus memakan korban jiwa setiap harinya.

Gunakan produk hand sanitizer dengan kandungan alkohol minimal 60% agar lebih efektif membasmi kuman. Perlu diingat, gejala yang muncul pada setiap orang akan berbeda-beda. Semua tergantung dari virus yang menginfeksi dan kondisi kesehatan orang tersebut. Selain itu, sebagian orang yang terinfeksi kadang tidak menunjukkan gejala fisik apapun. Oleh karena itu, penting untuk memeriksakan diri ke dokter jika muncul gejala yang mencurigakan.

Bahkan sebanyak 87,9% pasien yang terjangkit mengalami gejala demam, batuk kering sebanyak sixty seven,7%, dan merasa lelah sebanyak 28,1%. Penyakit paling umum setelah seseorang terinfeksi adalah mengalami pneumonia. Ketiga, untuk menghindari kita tertular, pakai masker, jaga jarak , cuci tangan apabila kita menyentuh media penularan. Untuk menentukan apakah pasien terinfeksi virus Corona, dokter akan menanyakan gejala yang dialami pasien. Dokter juga akan bertanya apakah pasien bepergian atau tinggal di daerah yang memiliki kasus infeksi virus Corona sebelum gejala muncul.

Meski tidak sepenuhnya efektif mencegah paparan kuman, namun penggunaan masker ini tetap bisa menurunkan risiko penyebaran penyakit infeksi, termasuk infeksi virus Corona. Penggunaan masker lebih disarankan bagi orang yang sedang sakit untuk mencegah penyebaran virus dan kuman, ketimbang pada orang yang sehat. Meski tidak sepenuhnya efektif mencegah paparan kuman, namun penggunaan masker ini tetap bisa menurunkan risiko infeksi virus Corona. Cara mencegah agar tidak tertular virus Covid-19 adalah degan menghindari menyentuh bagian wajah.