Agar Penderita Osteoporosis & Osteoartritis Tetap Sehat Di Masa Pandemi

Dalam masa isolasi diri, banyak orang memilih makanan prompt untuk dibeli dalam jumlah banyak. Namun, makanan prompt bukanlah makanan baik untuk menjaga maupun meningkatkan daya tahan tubuh. Guru Yoga, dr. Hansaji Yogendra menyarankan supaya menghindari makanan olahan dan makanan beku selama musim pandemi ini.

Jangan asal duduk dan meletakkan kedua tangan di meja saat tiba di restoran. Bersihkan dulu meja menggunakan tisu kering dan tisu basah yang mengandung alkohol minimal 60%. CDC menyatakan rekomendasi lepas masker itu bisa saja tidak dilakukan apabila ada protokol kesehatan yang berbeda. Anda tetap dianjurkan untuk meminum setidaknya 8 gelas per hari yang dapat dibagi menjadi 2 gelas saat sahur, four gelas saat berbuka, dan 2 gelas sebelum tidur.

Cara agar tetap sehat pada masa pandemi

Nah, karena masih dalam masa pandemi, sebaiknya tetap melaksanakan protokol kesehatan terutama 3 M. Pilih penyajian makanan yang bersih dan pilihlah pedagang yang menerapkan protokol kesehatan termasuk untuk transaksi pembayaran. Waktu berolahraga dapat dilakukan menjelang waktu berbuka, menit sebelum waktu berbuka dengan intensitas yang lebih rendah.

“Saat memasak, perbanyak rempah-rempah untuk menambah cita rasa masakan tanpa perlu garam. Bawang putih dan jamur-jamuran juga dapat memberi rasa pada makanan,” kata dia. Untuk membatasi garam, Aldis menganjurkan kita agar mengurangi saus, kecap, atau sambal saat makan. Ditambahkan oleh Aldis, kita juga wajib membatasi konsumsi gula, garam, dan lemak selama masa pandemi. “Sementara untuk buah, dianjurkan masing-masing minimal satu buah apel, satu buah pisang, tujuh buah stroberi, tiga buah kurma, atau delapan buah anggur.”

Sehingga, hal ini juga akan menurunkan peradangan maupun inflamasi di dalam tubuh. Dengan begitu, akan banyak manfaat baik yang kamu dapatkan ketika berhenti untuk merokok. Kekebalan dalam tubuh pun juga akan meningkat ketika kamu mulai berhenti untuk melakukan kebiasaan buruk satu ini.

Saat kita stres, kemampuan sistem kekebalan untuk melawan penyakit berkurang sehingga kita lebih rentan terhadap infeksi. Sebab, peningkatkan hormon stres kortikosteroid dapat menghambat kerja sistem kekebalan tubuh, misalnya dengan menurunkan jumlah limfosit . Selain asupan dari dalam tubuh juga memerlukan aktivitas fisik seperti olahraga.

Selain makanan bergizi, berolahraga juga perlu untuk menambah daya tahan tubuh dan juga tetap sehat selama masa pandemi. Olahraga seperti jogging, senam dan bersepeda sangat cocok untuk meningkatkan daya tahan tubuh. Oleh karena itu penggunaan masker bisa membantu dalam pencegahan agar tidak tertular maupun menulari orang lain lewat batuk. Berikut 7 ideas menjaga kesehatan di masa pandemi yang perlu anda coba. Pandemi COVID-19 mengajarkan kita bahwa kebersihan memiliki hubungan erat dengan kesehatan.

Ada banyak sekali cara sederhana yang bisa dilakukan untuk menjaga lingkungan ibu kota. Walaupun dunia sedang dilanda pandemi, tidak berarti kita berhenti merawat alam. Dengan menerapkan tips-tips di atas, lingkungan Jakarta akan tetap sehat dan warganya pun bugar. Smartcitizen, ayolah bahu-membahu membangun dunia dan masa depan yang lebih baik. Smartcitizen pun bisa ikut serta dalam pengurangan penggunaan plastik di rumah dan saat beraktivitas sehari-hari. Cari makanan yang kaya vitamin C dan vitamin D, dan hindari makanan yang mengandung banyak zat tambahan, pengawet, dan gula.