Sebut Psbb Dki Jakarta Tak Ada Artinya, Dr Tirta

Polisi menembakkan gas air mata menyusul massa demo tolak RUU Cipta Kerja yang ricuh di Tugu Tani, Jakarta Pusat. 2 mahasiswa Universitas Halu Oleo, Randi dan Yusuf , meninggal dunia dalam aksi demonstrasi pada akhir September 2019 lalu. Hingga kini proses penyelidikan atas kasus keduanya pun belum menemui titik terang. Polri akhirnya menetapkan seorang tersangka atas kasus kematian dua orang mahasiswa saat demo di Kendari beberapa waktu lalu.

Rusuh dan demo saat psbb

Dengan whole bantuan selama kurun waktu dua tahun, tahun 2020 hingga 2021, senilai 1 Miliar Rupiah lebih. Tentunya bantuan-bantuan tersebut sangat meringankan mereka yang terdampak dari pandemi Covid-19 ini. Tambahnya, Wahdi berharap tenaga kesehatan untuk berupaya dengan sebaik-baiknya dalam menangani pasien Covid-19.

Prabowo menceritakan, dirinya sempat terperangkap dalam aksi massa penolakan UU Cipta Kerja. Dalam aksi unjuk rasa tersebut, massa menuntut RUU HIP ditarik dari program legislasi nasional 2020. Gubernur Gorontalo Rusli Habibie meminta bupati dan wali kota di wilayah kerjanya serius mencairkan insentif nakes. Rusli bahkan mengancam bakal pimpin unjuk rasa tenaga kesehatan jika insentif tidak kunjung cair. Jerinx tidak hadir memenuhi panggilan polisi terkait dugaan melakukan perbuatan pidana disertai ancaman kekerasan.

Ada dua pekerjaan rumah agar anak menjadi generasi sehat dan tangguh yang harus dicarikan solusinya, salah satunya literasi digital. Belasan rumah sakit rujukan Covid-19 Kota Solo sudah mendapatkan bantuan oksigen konsentrator dari sejumlah pihak. Sampai sata ini, video tersebut udah ditonton oleh lebih 8 Agen Bola Online,6 juta orang dan lebih dari 1 juta likes.

PIKIRAN RAKYAT – Baru-baru ini, dr. Tirta mengomentari aksi demo yang marak terjadi buntut dari disahkannyaRUU Cipta Kerja beberapa waktu lalu. Yusri menjelaskan, bahwa pengamanan tersebut dilakukan untuk mengantisipasi adanya penyusup di tengah-tengah aksi unjuk rasa buruh dan mahasiswa. Sebab menurutnya dikhawatirkan akan ada kelompok-kelompok tertentu yang hendak memperkeruh suasana.